6 Langkah mudah membangun marketing plan

Tujuan bisnis

Menjalankan sebuah bisnis tentu tidak lepas dari tujuan (goal) berbisnis yaitu mencapai profit. Dalam usaha untuk mencapai profit, sudahkah anda memiliki perencanaan pemasaran (marketing plan) yang baik? Atau ternyata bisnis anda jalan ditempat tanpa ada manajemen yang jelas

Upaya apa yang dapat dilakukan untuk meningkatkan profit? Jawabanya dengan pemasaran. Dalam pemasaran (marketing) tentu ada formula dan strateginya. Apa itu strategi pemasaran (marketing strategi)? dan apa bedanya dengan perencanaan pemasaran (marketing plan). Mari kita bedah satu per satu sebelum kita membuat sebuah marketing plan.

 

Marketing strategi

Marketing strategi adalah sebuah pemetaan yang memuat berbagai kegiatan pemasaran yang bisa dilakukan demi mencapai tujuan. Nah, diawal kita sudah tetapkan tujuan bisnis adalah mencapai profit. Strategi yang dapat dilakukan agar profit, sebagai contoh :

  1. Membuat website sebagai media promosi online
  2. Memanfaatkan sosial media dalam promosi
  3. Memasang iklan online di olx.com
  4. Mencetak flyer dan menyebarnya di jalan-jalan dan sebagainya

Ada begitu banyak strategi yang dapat dilakukan dalam pemasaran.

marketing strategi

Marketing plan

Marketing plan adalah suatu rencana tindakan bagaimana mencapai sebuah tujuan pemasaran. Disinilah sebuah strategi pemasaran diimplementasikan dalam bentuk kerja yang dijalankan menyesuaiakan peta konsep yang telah dibuat.

Berikut ini adalah 6 langkah mudah membangun marketing plan.

  1. Mengumpulkan data (Apa saja yang telah kita miliki)
  2. Melakukan analisa (Sudah berada di level mana kesiapan data)
  3. Rencana proyek (Mengetahui dengan jelas apa yang kita inginkan
  4. Eksekusi/ Kerja (Apa apa saja yang harus dilakukan)
  5. Manajemen dan kontrol (memastikan kita sudah berjalan di jalur yang benar)
  6. Hasil/ Pencapaian (Apa saja hasil yang telah kita dapatkan)

Contoh
Strategi meningkatkan pemasaran dengan membangun website sebagai media pemasaran online

Marketing plan :

  • Mengumpulkan data sebagai bahan publikasi (gambar, teks)
  • Menganalisa rancangan website (data apa yang diperlukan, apa saja yang akan ditampilkan, daftar menu, membangun peta situs dll)
  • Menentukan arah utama website (hanya sebagai pusat informasi atau bahkan bisa terintegrasi dengan sistem pemesanan dan pembayaran online)
  • Menentukan bagaimana website akan dibuat (menggunakan jasa pembuat website atau dikerjakan sendiri)
  • Mengetahui progres dan kontrol terhadap jalannya website (memasang google analytic, memasang polling, menyediakan form komentar untuk memantau keefektifan sebuah website)
  • Merekam seberapa efektif website membantu dalam proses pemasaran (Sistem pelaporan)

Jadi marketing plan itu seperti daftar tindakan untuk mewujudkan sebuah tujuan pemasaran.

Semangat berkarya untuk meningkatkan profit bisnis anda namun ingat bangun marketing plan dan marketing strateginya agar mudah dalam manajemen dan kontrol.

Salam rongrangreng

loading...

Leave a Reply