Teknik pemasaran di facebook – Stop mengkhawatirkan jumlah ‘like’

Pemasaran atau marketing adalah suatu rangkaian kegiatan komunikasi yang bertujuan untuk menyampaikan informasi maupun penawaran kepada masyarakat sebagai target calon konsumen anda.

Perkembangan social media mendukung sebaran informasi menjadi lebih mudah dengan biaya lebih rendah. ini mengapa banyak pelaku bisnis  mulai memanfaatkan media sosial dalam mengembangkan pemasarannya. Satu contoh yaitu facebook yang kini menjadi pilihan media promosi, mengingat jumlah pengguna facebook mencapai 2 miliar.

Engagement-like, komen, share

Teknik Pemasaran  dengan social media memang membantu memperluas pasar. Namun apa Indikasi suatu teknik pemasaran dapat dikatakan unggul? Apakah teknik pemasaran dengan media sosial yang anda terapkan selama ini benar-benar efektif?
Apakah like, komen dan share yang tinggi dapat menjadi indikator kesuksesan suatu teknik pemasaran?

Engagement (Interaksi like, komen, share) tinggi memang penting dalam menyebarkan informasi, namun sayangnya cara ini kurang akurat sebagai tolak ukur kesuksesan pemasaran yang menghasilkan uang.

Tujuan Pemasaran tentu untuk meningkatkan Penjualan, Bukan ?!

Jika selama ini Anda sudah memasarkan produk / jasa di media sosial dengan engagement tinggi, namun konversi penjualan belum menunjukkan peningkatan, pikir-pikir lagi. Saatnya untuk mengubah cara pandang.

Berhentilah mengkhawatirkan berapa banyak ‘like’ yang Anda dapat pada postingan konten Anda. Berapa jumlah orang melihat, berapa banyak komen yang anda kumpulkan. Jika semua itu hanya membuang-buang waktu, maka lupakan saja!

Yang benar saja, sudah banyak promosi, sudah menyebar link dimana mana, malah diminta untuk melupakan begitu saja. Anda mungkin tidak setuju dengan tulisan ini, namun kami membuat ini bukan tanpa alasan, namun karena sebuah pengalaman.

Seperti facebook
Berapa banyak like-komen-share yang anda kumpulkan

 

Indikator kesuksesan pemasaran

Jadi kisahnya seperti ini. Dalam 2 tahun terakhir kami sangat gencar dalam pemasaran di media sosial (facebook). Membuat artikel, rutin posting konten dan beriklan. Semua kegiatan pemasaran ini memang membawa potensi traffic pengunjung yang tinggi. Namun apalah arti ‘like’ dan ‘komen’ yang banyak jika potensi transaksinya ternyata kecil.

Jadi kami merubah strategi.

Jumlah like, komen dan share yang kami kumpulkan ternyata tidak menjamin peningkatan jumlah transaksi. Ingat tujuan pemasaran kita adalah meningkatkan penjualan bukan mengejar engagement (like, share dan komen). Mendapat like, komen dan share yang tinggi memang menyenangkan. Ini seperti dopamin yang menciptakan kegembiraan. Semakin tinggi traffic konten semakin tinggi pula rasa percaya diri dan rasa bangga.

Kami telah menemukan sesuatu yang penting untuk ditimbang bersama.
Bagaimana perkembangan penjualan anda bulan ini? Apakah meningkat? Apakah konsumen anda adalah mereka yang memberi like, komen dan share pada konten konten anda? jika iya, berapa persen?

Mendapatkan konsumen potensial yang serius bertransaksi

Berkaca dari pengalaman kami tenyata banyak pelanggan kami adalah mereka yang tidak banyak terlibat dalam like, komen dan share pada konten2 yang kami sebar. Jika mereka memang konsumen potensial yang serius dan membutuhkan suatu produk/jasa, mereka cenderung to the poin memesan dan menghubungi langsung.
Jadi apa artinya jumlah like, komen, share yang anda kejar jika tidak bisa dikonversi menjadi transaksi?

Jika target konsumen anda adalah orang orang berkelas atau bahkan pengusaha tentu mereka tidak punya banyak waktu banyak untuk bermain sosial media berlama lama. Mereka tidak terlibat memberi like, komen, share tapi bukan berarti mereka tidak tahu. Jika memang produk/ jasa yang anda tawarkan menarik dan dibutuhkan konsumen potensial cenderung akan langsung menghubungi untuk transaksi.

Fokus pada peningkatan penjualan Anda, bukan hanya mengejar like,komen, share.

Tips membuat konten berkualitas untuk meningkatkan pemasaran

Kegiatan pemasaran mana yang harus difokuskan?

Inilah barometer kesuksesan pemasaran yang efektif.
Inilah cara menilai keberhasilan pemasaran konten anda di tahun 2018. Bukan berarti like, komen dan share tidak penting. engagement tetap penting dalam membantu pemasaran, namun indikator keberhasilan sebuah pemasaran tetap terletak pada berapa peningkatan transaksi (uang ) yang didapatkan

Setuju?

Baca juga

7 Kesalahan penerapan media sosial dalam mengembangkan bisnis

Tren digital marketing masa depan

Salam rongrangreng!

loading...

Leave a Reply