Pengertian Port dan Fungsinya

Port dan Fungsinya

Port adalah soket atau jack koneksi yang berada di luar unit sistem. Pada soket inilah tempat kabel-kabel yang berbeda ditancapkan. Masing masing jack koneksi memiliki bentuk fisik yang berbeda dengan fungsi atau tugas yang berlainan. Sedangkan port-logika digunakan oleh aplikasi yang memanfaatkan lapisan transport pada teknologi TCP / IP sebagai titik komunikasi spesifik.

Secara terminologi ada 2 jenis yaitu

1. Port-Fisik

yaitu soket/slot/colokan yang ada di belakang perangkat CP atau device lain sebagai penghubung alat input dan output. Seperti port-PS2 yang digunakan oleh Mouse dan Keyboard, portUSB atau Paralel-Port.

Port-fisik dikelompokan menjadi beberapa jenis yakni serial, paralel, SCSI dan USB. Dalam kehidupan sehari hari kita sangat familiar dengan soket tersebut sebagai media transmisi data.

A. PortSerial dapat kita temukan pada perangkat komputer seperti keyboar, mouse, monitor, modem dial- up. Port ini digunakan untuk mentransmisikan data dari jarak jauh secara lambat.

B. PortParalel bertugas untuk mentransmisikan data pada jarak yang pendek secara cepat. Biasanya dipakai pada penghubung perangkat printer, disk external atau tape magnetik.

C.Port-SCSI (small computer system interface), berfungsi untuk mentransmisikan data secara cepat bahkan dapat dipakai untuk 7 alat sekaligus atau “daisy chain“. Penerapan daisy chain pada SCSI seperti berikut : SCSI kontroller disambungkan ke perangkat HDD (hard disk drive external), dari HDD eksternal disambungkan secara seri ke perangkat yang lain seperti tape drive. Dari tape drive tersebut bisa juga disambungkan ke CD/DVD drive dan seterusnya.

D. PortUSB (universal serial bus), berfungsi untuk mentransmisikan data hingga 127 periferal dalam rangkaian daisy chain. Adapun port-khusus sebagai tambahan yakni : FireWire, MIDI, IrDa, Bluetooth, dan ethernet. Dimana masing masing jalur ini memiliki fungsi yang berbeda beda. Fire Wire berfungsi untuk camcorder, pemutar DVD, dan TV. PortMIDI (musical instrument digital interface) berfungsi sebagai penghubung instrumen musik. Terdapat pula port-IrDA (Infrared Data Association) sebagai koneksi nirkabel untuk jarak beberapa kaki. Ada juga portTransmisi gelombang radio jarak pendek yang bisa saling berkomunikasi sejauh 9 m yakni portBluethoot.  Sedangkan Port-ethernet adalah jalur yang biasa digunakan pada LAN (local area network).

 

2. PortLogika (non fisik)

yaitu jalur yang di gunakan oleh aplikasi untuk melakukan koneksi dengan komputer lain melalui teknologi TCP/IP. Teknologi internet memanfaatkan teknologi ini sebagai jalur transmisi dan koneksinya.

Berikut beberapa portLogika yang digunakan oleh aplikasi ataupun protokol standar beserta dengan fungsinya ;

PortLogika

  • 1-19 protokol. Sebagian besar nomer jalur dari rentangan angka 1-19 ini tidak begitu di perlukan namun tidak dapat diganggu. Seperti contoh layanan echo (port7) yang tidak boleh dikacaukan dengan program ping umum.
  • 20 – sebagai FTP-DATA.Koneksi FTP aktive menggunakan dua jalur yaitu 21 sebagai port kontrol dan 20 adalah jalur data masuk. Kategori FTP pasif tidak memberdayakan port20.
  • 21 – adalah portserver FTP yang digunakan oleh File Transfer Protocol. Jika hendak mengakses FTP server, secara default ftp client akan melakukan koneksi melalui port21.
  • 22 – untuk fungsi SSH (Secure Shell), Port22 untuk SSH adalah standar, biasanya dilakukan perubahan oleh pengelola server dengan alasan keamanan.
  • 23 – Telnet server jalur yang menghubungkan client telnet ke server telnet saat perintah telnet dijalankan.
  • 25 – untuk SMTP, Simple Mail Transfer Protocol. Port25 merupakan standar yang digunakan dalam komunikasi pengiriman email antara sesama SMTP Server.
  • 53 – difungsikan oleh DNS atau Domain Name Server. Penamaan dari sebuah server menggunakan jalur ini. Selain itu juga bertugas sebagai responder terkait penerjemahan suatu nama domain menjadi IP addresa.
  • 79 – PortFinger yang digunakan untuk memberikan informasi tentang sistem dan login user.
  • 80 – WWW atau HTTP adalah jalur server web merupakan yang paling umum digunakan di Internet untuk mengakses suatu halaman hiperteks format (http)
  • 81 – PortWeb Server Alternatif sebagai pengalih jalur ketika port80 diblok maka port81 dapat digunakan sebagai jalur altenatif untuk melayani HTTP.

PortLogika

  • 110 – POP3 atau Post Office Protocol difungsikan untuk server pop mail. Disaat anda mengambil email yang tersimpan di server dapat menggunakan teknologi POP3. Proses download email pada akun outlook, thundrbird biasa memanfaatkannya untuk mengambil email dari server host.
  • 143 – IMAP Interim Mail Access Protocol adalah aplikasi yang memungkinkan kita membaca e-mail yang berada di server/ host. Dari device manapun kita tetap bisa mengakse email dengan memanfaatkan fungsi IMAP. Protokol ini sedikit berbeda dengan POP.
  • 161 – SNMP, Simple Network Management Protocol. Digunakan di router dan switch untuk memantau statistik dan tanda-tanda vital (keperluan monitoring).
  • 443 – HTTPS, HTTP yang aman (www) protokol dengan penggunaan jalur yang cukup lebar.
  • 465 – SMTP atas SSL, protokol server email
  • 512 (TCP) – exec adalah bagaimana menunjukkan di netstat. Sebenarnya nama yang tepat adalah rexec, untuk Remote Execution.
  • 513 – Login atau Remote Login. Tidak ada hubungannya dengan standar / bin / login yang kita gunakan setiap kali kita log in.
  • 514 (UDP) – Daemon syslogPort, hanya digunakan untuk tujuan logging remote.
  • 515 – lp atau mencetak portServer.
  • 901 – SWAT, Samba Web Administration Tool. Jalur ini digunakan oleh aplikasi pengelolaan SAMBA berbasis web.
  • 993 – Dugunaka oleh IMAP melalui SSL.
  • 995 – dugunakan oleh POP melalui SSL.
  • 2082 – cPanel, digunakan untuk aplikasi pengelolaan berbasis web yang disediakan oleh cpanel.

semoga bermanfaat

Leave a Reply