Cek kecepatan website anda dan lakukan optimasi

Cek kecepatan website anda secara rutin, mengingat kecepatan website merupakan hal penting yang mempengaruhi skor SEO website. Website dengan waktu loading lama tidak baik bagi SEO maupun pengunjung. Untuk memastikan website anda memiliki performa bagus alangkah baiknya cek kecepatan website anda secara berkala. Kenapa harus berkala? Karena website yang telah online pasti menyimpan cache dan file file temporary pada database maupun server. Hal ini lambat laut bisa menumpuk hingga menurunkan performa website.

Maka dari itu berikut akan dijabarkan bagaimana melakukan analisa cek kecepatan website dengan tools online. Jika ternyata website anda mengalami penurunan performa, dapatkan tips meningkatkan kecepatan website disini.

Cek kecepatan website dengan tool online

Ada beberapa tool handal yang bisa dipergunakan untuk cek kecepatan website, seperti GTMetrix, Pingdom maupun Google page speed test. Anda bisa coba melakukan test menggunakan 3 tools tersebut kemudian bandingkan hasilnya. Jika hasil cek kecepatan website menampilkan informasi yang hampir sama, berarti dapat dinyatakan hasil akurat.

Bagaimana dengan hasil cek kecepatan website anda? Jika website memiliki grade kecepatan yang rendah, tentu tidak bisa dibiarkan begitu saja. Lakukanlah optimasi kecepatan. Hasil analisa tools online dapat anda jadikan acuan untuk mengetahui apa yang harus diperbaiki.

Hal hal apa saja yang mempengaruhi kecepatan sebuah web? Faktor penggunaan thema, javascript code, database, flash, plugin, konten gambar, bahkan server bisa sebagai penyebab lambatnya loading website. Maka dari itu cermatlah membeli server host untuk website anda.

Untuk menjawab berbagai permasalahan kecepatan website. Berikut akan kami jabarkan trik jitu meningkatkan kecepatan website. 

1. Menghapus fitur yang tidak perlu

Jika website anda dibangun dengan platform CMS wordpress atau CMS lainnya penting untuk diperhatikan plugin yang diinstal. Kadang tanpa disadari website menyimpan plugin yang sekiranya tidak diperlukan. Keberadaan plugin yang walaupun statusnya tidak aktif cukup membebani performa. Seleksilah plugin yang memang anda butuhkan. Jika terdapat plugin yang anda curigai membebani loading website lebih baik jangan digunakan.

Alasan mengapa plugin dapat memberatkan website anda adalah

  • Plugin memakan ruang besar di database. Rekam data tambahan yang diciptakan oleh plugin akan mengambil ruang dalam database. Plugin yang berjalan dalam website akan menghasilkan baris data yang semakin hari semakin tinggi recordnya. Hal ini dapat memicu beratnya database, jika database respon melemah karena tumpukan data maka loading websitepun menjadi turun.
  • Request ke database dan server. Banyaknya permintaan konstan ke database dan server dapat menguras penggunaan CPU yang berujung pada melemahnya respon server. Jika server melemah maka dapat dipastikan loading website anda melambat.
  • Plugin yang memanggil layanan dari pihak ketiga mampu memperlambat kinerja website. Seperti penggunaan share button sosial media dan sejenisnya.

Sedangkan pada website yang dibangun dengan blogspot pemasangan widget harus anda perhatikan. Beberapa widget yang cukup berat di blogspot adalah widget archive dan widget yang menyimpan kode javascript. Jadi cermat lah dalam menentukan fitur apa yang baik dan buruk untuk performa website.

2. Menambahkan plugin optimasi

Bagi pengguna CMS wordpress pergunakan plugin cache. Mengapa? Karena plugin ini dapat menciptakan file html statis yang dapat bekerja mengurangi beban permintaan server. Plugin ini juga mendukung berbagai teknik optimasi website, seperti Gzip, browser cache, minify, kompresi css dan javascript.

Boleh dicoba beberapa plugin cache rekomendasi ini W3 Total cache atau Wp Super Cache. Kedua plugin ini dapat membantu anda dalam meningkatkan kecepatan loading website. Setelah anda instal, lakukan konfigurasi kemudian cek kecepatan website anda dengan tool online. Hasil yang berbeda bisa anda dapatkan.

3. Memilih thema yang baik

Dalam memilih tema, tentukanlah tema yang berkualitas dan sesuai kebutuhan anda. Memilih tema jangan semata mata mengejar tampilan luxury namun ternyata banyak hole, bug dan berujung pada performa website yang buruk. Memilih tema yang baik tidak selalu harus tema berbayar. Tema gratisan juga banyak yang baik dan berkualitas untuk digunakan.

Perhatikan design tema, pilih tema dengan design minimalis yang responsive. Semakin sederhana maka akan makin cepat loadingnya. Lakukanlah pengecekan kecepatan loading tema sebelum benar benar anda terapkan.

Perhatikan keamanan dan versi terakhir thema. Cek pada bagian review sebelum menginstal. Pelajar juga komentar pengguna lain terhadap thema yang anda incar. Dari sisi versi update pastikan tema memiliki versi update paling lama 1 tahun lalu. Ini bertujuan memastikan ada pembaharuan dari sisi keamanan.

3. Memperkecil gambar

Ukuran file gambar yang besar sangat mempengaruhi waktu muat sebuah website. Sebelum gambar diupload lakukanlah resize dan optimasi pada gambar. Beberapa tool online juga bisa anda manfaatkan untuk rezise gambar diantaranya ImageOptim atau RIOT.

Jika website anda dibangun dengan CMS wordpress bisa manfaatkan plugin seperti Imagify, Wp smush dan Image Optimizer. Sangat disarankan untuk menggunakan salah satu dari plugin ini untuk mengurangi berat loading website.

4. Mengoptimalkan database

Pembengkakan ukuran database bisa terjadi jika terlalu banyak data komen spam dan pembentukan catatan revision content. Revision content adalah penyumbang terbesar menggelembungnya database. Karena selain menyimpan autosave, revision content juga menyimpan salinan dari setiap perubahan perubahan terdahulu. Maka dari itu untuk menghindari pembengkakan pada database anda bisa gunakan plugin WP optimize. Plugin ini mampu menghapus komen spam, file file sampah dan file revision yang terbentuk. Jadi database anda bisa kerja optimal.

Demikianlah penjabaran singkat terkait bagaimana meningkatkan kecepatan website. Ingat rutin lakukan cek kecepatan website dengan tools online, karena kecepatan website adalah faktor penting dari SEO. Jika sekiranya ini berguna, anda bisa coba terapkan tips diatas pada website anda.

Kembali lagi pada tujuan sebuah website. Website tidak bisa dikatakan baik apabila tidak memiliki pengunjung. Untuk bisa mendapatkan pengunjung website yang tinggi maka anda harus terapkan Teknik SEO. Jika website anda sudah diaplikasikan SEO berikan sentuhan strategi pemasaran online dengan itu niscaya website anda akan mampu bersaing.

 

Salam rongrangreng!

 

Mengelola website dengan mudah

Mengelola website merupakan kegiatan seru yang menggairahkan. Apalagi saat ditantang bagaimana agar sebuah website bisa menempati posisi strategis di mesin pencari. Dalam perjalanan mengoptimasi sebuah website ada masa dimana kita merasa kenapa website kita semakin hari semakin melemah. Kondisinya memburuk bahkan turun dari SERP.

Hal ini bisa saja terjadi jika pesaing website anda lebih gencar dalam kegiatan optimasi. Faktor lain karena kesalahan dalam mangelola website juga bisa. Kesalahan dalam mengelola website berdampak buruk pada SEO sebuah website.  Maka dari itu berikut tips akan saya bagikan bagaimana mengelola web agar tetap muncul di halaman hasil pencarian.

1. Mengelola website dengan rutin memperbaharui konten

Selalu saja konten dan konten yang menjadi elemen penting dalam kesuksesan sebuah website. Memperbaharui postingan bukanlah pekerjaan yang susah, namun kadang sering dilupakan. Mesin pencari seperti Google atau lainnya akan sangat senang dengan website yang memiliki informasi terupdate.

Melakukan pembaharuan konten tidak harus setiap hari. Bisa 3 kali dalam seminggu ataupun sekali seminggu. Update konten harus konsisten dan berkelanjutan. Dengan begini dampak positif akan didapat oleh website anda tanpa takut kalah bersaing. Namun perilaku kompetitor juga harus diperhatikan. Bisa saja kompetitor anda melalukan hal lebih baik dalam penyediaan konten sehingga website anda tergeser. Kuncinya, rajin rajinlah memantau website anda.

2. Mengecek kecepatan website anda

Mengelola website menjadi sulit jika faktor internal dan external dari website tidak bisa dipahami. Salah satu faktor internal website yang penting dalam menentukan posisi di search engine adalah kecepatan website. Search engine selalu memilih website dengan kecepatan loading yang baik untuk ditampilkan. Jika website anda memiliki performa loading page yang kurang bagus, baiknya diperbaiki terlebih dahulu.

Untuk mengecek kecepatan suatu situs bisa gunakan GTMetrix atau Google page speed test. Dalam hasil pengujian usahakan score kecepatan website anda 80 keatas, berada pada lampu hijau. Mesin pencari selalu berbenah untuk dapat menampilkan hasil pencarian terbaik. Memantau kualitas loading website itu penting dan lakukan optimasi jika diperlukan. Untuk website yang CMS base bisa menggunakan plugin optimasi loading website.

3. Mengecek broken link

Broken link memberi pengaruh buruk terhadap reputasi website. Banyak yang tidak menyadari jika ternyata broken link membawa pengaruh pada hasil pencarian search engine. Semakin tinggi broken link maka search enggine memberi label makin buruk. Segeralah perbaiki website anda jika ternyata banyaj ditemukan broken link. Jika website anda terhubung dengan Google console webmastertool dapat anda pantau melalui crawl error/ kesalahan perambatan. Dari halaman ini anda juga bisa pantau url error dan status sitemap.

4. Menghindari bounce rate tinggi

Kita tidak bisa persis mengetahui bagaimana pengunjung agar lama di website kita. Tidak hanya akses satu halaman kemudia menutup halaman. Salah satu agar pengunjung lama explore di website ialah dengan menyuguhkan konten berkualitas. Memasang link konten terkait yang mudah dilihat sehingga memancing pengunjung semakin banyak melakukan klik. Persoalan bounce rate tidak bisa dibiarkan karena cukup berpengaruh pada SERP. Maka dari itu kita harus menurunkan nilai bounce rate.

Apa itu bounce rate dan bagaimana solusi mengurangi bounce rate?

 

5. Memperbaharui versi plugin

Mengelola website CMS base tentu tidak lepas dari penggunaan plugin. Melakukan pembaharuan plugin wajib dilakukan. Ini nampaknya tidak penting namun ternyata berpengaruh pada performa website. Daripada sibuk dalam membangun link keluar. Perbaiki website secara internal lebih dahulu, baru kemudian padukan dengan cara link building.

 

Kesimpulan 

Dalam mengelola website itu susah susah mudah. Mengelola website akan mudah jika kita bisa mengenali faktor internal dan external dari website. Dengan begini akan mudah ditemukan dimana letak kesalahan saat terjadi penurunan performa website. Mengelola sebuah website selalu konten menjadi elemen penting yang harus selalu diperbaharui. Perhatikan kecepatan website, broken link, bounce rate hingga ke versi plugin yang digunakan. Jangan sampai menyalahi aturan sebuah website yang baik.

Semangat berkarya

Semoga ilmunya bermanfaat.

Salam rongrangreng!!