Mudah dan Gampang Bikin Landingpage Bisnis

Mudah dan Gampang Bikin Landingpage Bisnis

Berbisnis online tidak hanya membutuhkan media sosial untuk sarana promosi. Jika Anda memang serius ingin mendapatkan penghasilan yang memadai dari bidang ini, meningkatkan level bisnis online Anda adalah keharusan. Salah satunya melalui landingpage atau website.

Landingpage merupakan website yang didesain khusus sebagai sarana untuk meningkatkan penjualan memiliki peran untuk mengumpulkan leads untuk bisnis. Misalnya saat Anda membuat iklan, mengirim email promosi, atau postingan di media sosial, audiens diarahkan ke alamat landingpage Anda.

Lalu, adakah perbedaan landingpage dengan homepage? Bukankah sama-sama website? Nah, keduanya adalah dua hal yang berbeda. Homepage adalah penampakan depan website Anda, halaman pertama yang dilihat pengunjung setelah mereka mengetikkan alamat situs Anda. Sementara landingpage adalah salah satu halaman di dalam website Anda yang dituju pengunjung dari pihak ketiga.

Misalnya iklan, email marketing, dll. Jika di dalam homepage, pengunjung bisa bebas mengeksplorasi semua produk yang Anda punya, maka pada landingpage mereka akan fokus pada satu produk saja.

Keunggulan Membuat Landingpage

Dalam bisnis online, memiliki landingpage tentu memberikan keuntungan tersendiri. Dimana konsumen akan lebih terfokus pada produk yang Anda jual, sehingga omset dan laba juga akan naik. Lebih jauh, berikut adalah tiga keunggulan membuat landingpage.

  • Hanya Fokus Satu Topik

Saat calon konsumen tiba di landingpage Anda, dia akan fokus pada produk yang Anda jual di landingpage tersebut. Misalnya saya membuat landingpage bisnis berkaitan dengan probiotik ikan gurame, isinya mengenai penggunaan suplemen ikan untuk menarget para pelaku agribisnis dan Analisa usaha budidaya ikan gurame.

  •  Efektif Untuk Promosi Bisnis

Di landingpage, tidak terdapat banyak link, biasanya hanya berisi info produk, lalu arahan untuk membeli, sign up, atau berlangganan newsletter. Hal ini juga akan membuat promosi bisnis menjadi lebih efektif. Di laman ini Anda bisa lebih luas mempromosikan produk Anda, dan konsumen lebih concern, tanpa teralihkan untuk mengeklik tombol informasi produk lainnya.

  • Mendatangkan Traffic Referral

Landingpage bisnis menjadi salah satu funnel atau tempat berkumpulnya yang menerima trafik dari beberapa saluran marketing. Bisa dari iklan, ads referral, dan email marketing.

Cara Membuat Landingpage Dengan WordPress

Anda mungkin hanya memiliki satu homepage, tapi Anda bisa memiliki beberapa landingpage yang digunakan untuk tujuan berbeda-beda. Di WordPress, Anda juga bisa membuat landingpage dengan mudah. WordPress memungkinkan Anda membuat dan mengedit tata letak website tanpa coding, melainkan dengan menggunakan plugin.

Anda tinggal melakukan kostumisasi dengan menarik elemen tertentu pada posisi yang Anda inginkan. Berikut tiga plugin di WordPress yang dapat membantu Anda membuat landingpage bisnis dengan mudah.

  1. Dengan Plugin Elementor
    Elementor merupakan plugin landingpage yang paling mudah dan ramah SEO. Gratis pula. Walau jika Anda membutuhkan banyak elemen untuk landingpage Anda, versi berbayar Elementor juga ada.

  2. Dengan Plugin Page Builder
    Sekarang saatnya membuat landingpage. Ada dua pilihan, Total Theme atau Visual Composer. Dengan Visual Composer Anda bisa memilih menggunakan back end editor atau live fronted editor. Total Theme lebih dianjurkan karena Anda akan mudah melihat tiap elemen yang Anda buat. Tapi jangan lupa untuk selalu mengupdate atau menerbitkan halaman setiap kali Anda selesai mengedit.

  3. Dengan Beaver Builder
    Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah mengaktivasi plugin Beaver Builder.

    Klik menu Pages lalu Add New untuk membuat landingpage Anda. Ada banyak tema template page builder atau full width yang bisa Anda pilih. Anda bisa klik page template full width atau builder kosong yang ada di kolom menu sebelah kanan.

    Sekarang saatnya mengedit. Anda bisa menentukan, menambah atau mengurangi kolom dengan mengklik tombol Add untuk menambah satu atau beberapa kolom sekaligus.

Membuat landingpage sendiri ternyata mudah dan gampang, bukan? Dengan begitu Anda bisa lebih fokus dalam mempromosikan produk Anda, lebih spesifik dalam melakukan penawaran, dan tentu saja lebih banyak prospek.

Akhirnya, tentu saja, berbisnis online pun jadi semakin mudah. Semogat bahasan pada artikel ini bermanfaat, ya. Selamat mencoba.

Contributed by Lina
Stop lakukan 5 hal ini di Sosial Media

Stop lakukan 5 hal ini di Sosial Media

Sosial media dalam pembahasan yang lebih dalam

Mari kita sama sama maknai kata “Sosial”. Sosial berkaitan dengan membangun hubungan dengan masyarakat/ publik. Sosial bermakna membangun jaringan dan relasi yang dimana pasti ada suatu komunikasi. Sedangkan media sosial adalah suatu tempat dimana para penggunanya bisa berpartisipasi, tergabung, saling berbagi dan membangun komunikasi antar anggota jaringan.

Mengingat sosial media adalah tool terbaik dalam membangun jaringan dan komunikasi, sehingga sosial media banyak dipilih sebagai media promosi handal karena disana adalah tempat berkumpulnya calon konsumen.

Sosial adalah tentang membangun suatu hubungan. Sosial adalah membangun jaring dengan komunikasi interaktif. Juga dapat bermakna interaksi, saling berbagi, saling dukung dan menguatkan. Sosial bukanlah hanya tentang dirimu dan segala hal terkait dengan kamu dan bisnismu. Itu poin penting yang wajib diingat jika ingin membangun kesan baik untuk bisnis anda pada jaringan sosial.

Bergabung dalam sosial media tentu tidak lepas dari aturan, baik yang tersurat maupun tersirat. Jangan sampai salah langkah promosi, karena tindakan anda menentukan reputasi anda/bisnis anda. Berikut 5 hal jangan diterapkan jika anda tidak ingin kehilangan fans, pembaca, follower, bahkan konsumen potensial anda.

1. Hanya mempromosikan produk/ jasa anda

Saat anda memutuskan menjadikan sosial media sebagai media promosi, ingat disana ada banyak orang lain yang terhubung. Tidak terbatas pada pencari informasi dan calon konsumen, namun juga kompetitor sampai pada haters. Aturan 80/20 menyatakan “berkontribusilah dalam promosi konten dari bisnis lain yang relevan. 80% dari postingan lain dan 20% dari produk/jasa anda”.

Promosi itu tidak sebatas share suatu link/ konten lalu ditinggalkan begitu saja, kemudian anda mengharap orang lain untuk memberi like, melakukan klik bahkan membagikan postingan anda. Jika anda tidak benar-benar bisa membangun relasi dengan anggota suatu jaringan maka anda akan diabaikan.

Ingatlah untuk bisa menjadi bagian dari sosial media, bangunlah jaringan dan menjadi bagian dari jaringan tersebut. Jangan membombardir hanya tentang brand dan promosi anda sendiri saat berada pada jaringan sosial.

2. Setting private account untuk sosial media anda

Untuk mendapatkan jangkauan relasi yang lebih luas dan lebih banyak tentu akun bisnis anda harus bersifat terbuka untuk publik. Bisa anda bayangkan saat akun bisnis diset private, kemudian setiap orang yang terhubung harus mendapat persetujuan dari admin, hal ini tentu memerlukan waktu hingga informasi itu sampai.

Kunci lain dalam promosi kreatif selain terbuka juga harus transparant. Jika produk yang anda jual adalah kualitas KW nyatakan dengan jujur. Jika produk anda adalah barang-barang produksi tangan deskripsikan tanpa berlebih. Biarkan audience yang menentukan untuk mengikuti ataupun tidak namun tetap set akun anda terbuka.

3. Meminta orang lain untuk follow back

Mohon jangan paksa orang lain untuk mengikuti anda. Mengikuti banyak akun lain dan mengharap mendapat banyak follow back, sah-sah saja, tapi itu tidak selalu berlaku seperti itu. Dalam suatu kondisi jangan pernah sekalipun anda meminta bahkan memaksa orang untuk mengikuti anda/ bisnis anda. Biarkan audience datang memang karena membutuhkan dan mencari tahu. Pastikan pengikut bisnis anda adalah orang-orang potensial yang mampu menaikan profit bisnis. Dalam promosi jumlah like seakan menjadi sangat penting, namun yang lebih penting adalah promosi efektif yang tepat sasaran.

4. Spamming (Posting berlebih dalam sekali waktu)

Apakah anda pengguna sosial media Instagram? pernahkah anda melihat barisan postingan lebih dari 10 foto masuk dalam feed anda? bagaimana anda melihat itu, kebanyakan dari kita malah dengan cepat-cepat scrolling melewatkan itu karena cenderung membosankan. Tentu bisnis anda tidak ingin dicap membosankan kan?!! Pastikan posting yang berkualitas dan terjadwal.

5 Hastag berlebihan

Alih alih membanjiri postingan anda dengan hastag berlebih, lebih baik tuliskan caption yang baik dan mampu memaparkan visi dengan jelas. Promosi dengan memanfaatkan hastag memang membantu hasil pencarian di SERP, tapi jangan menjadi amatir karena penggunaan hastag yang berlebihan

Ingat kembali media sosial adalah wadah dalam membangun suatu hubungan, sosial adalah membangun jaring dengan komunikasi interaktif. Sosial media bukan hanya tentang dirimu dan segala hal terkait dengan kamu dan bisnismu.

Salam rongrangreng!

7 Kesalahan penerapan media sosial dalam mengembangkan bisnis

7 Kesalahan penerapan media sosial dalam mengembangkan bisnis

Tidak bisa dibantah bahwa media sosial telah terbukti mampu mengantarkan sebuah bisnis dalam meluaskan jangkauan pemasaran dan promosinya. Namun sayang tidak semua penggiat bisnis dapat memanfaatkan media sosial dengan efektif.

Lembaga E-Marketer melaporkan bahwa 53% bisnis sekala kecil memanfaatkan media sosial sebagai alat utama dalam pemasaran online. Lembaga survey lainnya menyatakan ada 40% bisnis sekala kecil-medium yang memanfaatkan layanan iklan media sosial dalam menggencarkan pemasarannya, guna mengenalkan brand sampai meningkatkan penjualan

media sosial

Walau media sosial telah hadir sebagai ruang penuh kreasi dan inovasi dalam promosi dan berbagai strategi pemasaran potensial, namun masih saja ada beberapa kesalahan umum yang harus diperhatikan agar jangan sampai anda lakukan. Untuk para pelaku bisnis dan pemasaran, berikut 7 kesalahan umum dalam pemasaran di media sosial yang harus anda hindari.

1. Menggunakan semua jaringan media sosial.

Ada banyak, bahkan sangat banyak media sosial yang dapat anda gunakan dalam promosi. Seperti facebook, twitter, linkedIn, pinterest, instagram, path dan lainnya. Pertimbangkanlah media sosial mana saja yang akan anda pergunakan. Tidak semua media sosial sesuai dengan tema bisnis anda. Jangan membebani diri dalam promosi di banyak media namun hasilnya tidak maksimal. Sedikit dahulu namun pastikan itu berjalan efektif.

2. Gagal mengindentifikasi target

Golongan pengguna media sosial tidaklah sama. Media sosial memiliki tema/ kategori-kategori tertentu. Seperti pengguna facebook 59% adalah orang pada rentangan usia 25 sampai 54. 70% pengguna akun Pinterest adalah perempuan. Ini menandakan setiap media sosial memiliki karakteristik dan penggemar yang berbeda-beda.
Pastikan postingan/ kampanye promosi yang anda lakukan tidak salah sasaran. Identifikasi siapa target pasar anda, jika bisnis anda banyak berkaitan dengan wanita, bergabunglah dengan media sosial yang banyak digemari wanita (seperti Pinterest)

3. Promosi tanpa strategi yang jelas

Mungkin selama ini sudah cukup banyak waktu terbuang untuk kampanye/ promosi yang ternyata tidak membawa bisnis anda berkembang. Konten (postingan) harus secara garis besar mampu mengarahkan perhatian audience.
Bagaimana mengarahkan perhatian audience anda? Yaitu dengan membuat postingan yang berkaitan dengan kebutuhan audience.

Jawab pertanyaan ini dari perspektif audience
– Apa manfaatnya ini bagi saya? (maka tampilkan informasi bahwa yang anda tawarkan membantu membawa suatu perubahan pada suatu kondisi)
– Bagaimana dengan jasa/produk sejenis? (Maka perlu menampilkan review, bukti, testimoni atau kesaksian dari produk/ jasa dari bisnis anda)

4. Posting terlalu banyak atau bisa kurang postingan

Sayangnya tidak ada angka pasti yang mampu menjelaskan berapa banyak dan berapa sering mempublikasikan postingan untuk mendapatkan hasil promosi yang bagus. Sebuah pandangan yang dinyatakan oleh Michael Stelzner, menyatakan bahwa postingan berkualitas dapat diposting banyak dan kapan saja, tanpa menunggu penjadwalan dijam orang-orang aktif di media sosial, karena konten berkualitas tinggi selalu diminati”. Jadi tetap lakukan dengan memegang standar kualitas postingan dengan jadwal yang teratur.

5.Media sosial spamming/ sistem satu jalur saja

Keunggulan menggunakan media sosial dalam promosi yaitu adanya sistem komunikasi dua arah. Jika media sosial hanya anda gunakan untuk spamming pesan ataupun postingan yang kurang berkualitas, bisa jadi audience anda menjadi merasa terganggu kemudian diam-diam unfollow bisnis anda.
Media sosial menyediakan jalur komunikasi 2 arah manfaatkan layanan itu dengan efektif. Dengan kata lain, semakin anda mengetahui market, semakin anda mempelajari, semakin mampu anda memanfaatkan media sosial dengan lebih baik.

6. Mengabaikan akun bisnis lain

Bisnis anda bukanlah satu-satunya yang menggunakan media sosial dalam pemasaran. Ada banyak akun lain, dari konsumen potensial, sponsor,bisnis lain sampai pada kompetitor tergabung dalam satu jaringan. Anda tidak bisa menutup mata dengan keberadaan mereka. Menjalin relasi dengan akun lain, berkomentar pada konten akun lain, sharing postingan lain akan meningkatkan eksistensi bisnis anda. Lakukan pendekatan untuk meningkatkan audience anda. Ingat jangan pernah mengabaikan akun lain bahkan walau itu adalah kompetitor bisnis anda.

7. Mengabaikan analytic dan kontrol

Apa barometer kesuksesan pemasaran online anda? Bagaimana anda tahu bahwa metode pemasaran itu berhasil jika tidak diintegrasikan dengan analytic dan tool kontrol. Perhatikan betul pergerakan audience anda. Mulailah melakukan analisa dan terapkan tool kontrol sebagai papan ukur.
Definisikan goal terlebih dahulu, tentukan poin-poin yang harus diukur (seperti jumlah like, reaction, jumlah share, jumlah klik, komen sampai pada pesan yang diterima) Kegiatan mengukur ini tidak akan menjadi begitu susah, namun data yang didapatkan bisa anda jadikan tolak ukur dan acuan perbaikan cara promosi bisnis anda.

Selamat menggencarkan promosi untuk mengembangkan bisnis anda.

Jasa Pembuatan Website Bergaransi

Jasa SEO

Pasang Iklan Google (Google Ads)